Copyright 2019 - Custom text here

BENGKULU-GAMAL INSTITUTE. Dalam rangka peningkatan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat Pemerintah Daerah Bengkulu Utara siap mereplanting perkebunan milik masyarakat yang telah melewati umur produktif atau yang menggunakan benih palsu melalui dana Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDP-KS).

“Kita telah menetapkan target peremajaan seluas 8000 hektar untuk kebun swadaya ataupun plasma untuk tahun 2018 ini. Bahkan saat ini seluruh jajaran di Bengkulu Utara tengah bergegas menyiapkan calon petani dan calon lokasi (CPCL) sehingga target tersebut dapat segera direalisasi,” papar Bupati Bengkulu Utara, Ir Mian kepada perkebunannews.com.

Lebih lanjut menurut Mian, pihaknya sangat serius untuk mempersiapkan replanting kelapa sawit karena tanaman tersebut sebagai salah satu komoditas unggulan di Bengkulu Utara. Adapun luas areal perkebunan kelapa sawit rakyat saat ini telah mencapai 36.861 hektar.

http://agro.kemenperin.go.id/post/resized/610x380/images/1410512430.jpg

BENGKULU-GAMAL INSTITUTE. Pada tahun 2017 ini pemerintah menargetkan akan mengalokasikan anggaran untuk peremajaan seluas 20.000 ha melalui dana BPDP. Sehubungan dengan hal tersebut Pemda Bengkulu Utara siap menyukseskan kegiatan tersebut.

Bupati Bengkulu Utara, Ir Mian, akan menyiapkan segala dukungan untuk kegiatan tersebut. Antara lain mengidentifikasi ketersediaan benih. Beruntung di Bengkulu Utara kegiatan waralaba cukup berkembang. Saat ini tersedia lebih dari 100 ribu bibit kelapa sawit. Sementara tahun ini Pemda menargetkan untuk meremajakan 500 ha perkebunan kelapa sawit rakyat.