Copyright 2022 - Custom text here

BENGKULU-GAMAL INSTITUTE.  Bengkulu Utara telah dikenal sebagai kabupaten yang sukses mengembangkan integrasi sapi sawit. Namun tidak hanya itu, kabupaten ini juga siap mendukung kegiatan integrasi perkebunan dengan jagung.

Menurut Bupati Bengkulu Utara, Ir. Mian, untuk mendukung program swasembada jagung wilayahnya menyumbang areal seluas 4.000 ha  dan masih bisa ditingkat hingga 5.000 ha. Sekaligus menjadi kabupaten dengan kontribusi lahan terluas di Provinsi Bengkulu. Adapun program integrase ini terutama diarahkan pada lahan kelapa sawit dan karet yang belum menghasilkan.

Saat ini diperkirakan ada sekitar 17 ribu areal sawit dan karet yang belum menghasilkan. Hanya memang tidak semua daerah tersebut ideal untuk pengembangan jagung. Beberapa di antaranya berbukit-bukit dan endemik hama babi hutan. 

“Calon petani dan lahan sudah disampaikan ke Dinas yang menangani Pertanian di Provinsi Bengkulu. Saat ini petani menunggu kesiapan benih dan pupuk. Semoga bisa dialokasikan pada sebelum pertengahan tahun 2017”, ungkap Mian. 

Diharapkan melalui program ini petani dapat memperoleh manfaat berupa efisiensi pemanfaatan lahan dan meningkatkan pendapatan bagi pekebun.