Copyright 2020 - Custom text here

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Bicara soal sawit berkelanjutan erat kaitannya dengan Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO), sebagai sertifikasi berkelanjutan yang wajib dilakukan perkebunan sawit di Indonesia. ISPO harus ditetapkan semua operator perkebunan kelapa sawit termasuk petaninya.

Selain ISPO, sawit berkelanjutan diperkuat dengan adanya Rountable on Sustainable Palm Oil (RSPO), yang merupakan sertifikasi bersifat suka rela. RSPO mampu bantu buktikan produksi minyak sawit berkelanjutan di dunia.

Dikutip dari literatur terkait setiap produsen kelapa sawit yang telah tersertifikasi RSPO, harus punya komitmen terhadap transparansi, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku. Berkomitmen untuk kelangsungan ekonomi dan keuangan jangka panjang. Lalu, penggunaan praktik terbaik yang sesuai oleh petani dan pabrik, adanya tanggung jawab lingkungan dan konservasi sumber daya alam dan keanekaragaman hayati. Pertimbangan yang bertanggung jawab atas karyawan, dan individu serta masyarakat yang dipengaruhi oleh petani dan pabrik. Yang tak kalah penting, bertanggung jawab atas pengembangan dan penanaman baru dan komitmen untuk terus meningkatkan segala kegiatan di area tersebut.

Hal ini membuat program minyak sawit berkelanjutan tersebut sangat efektif untuk semua lapisan masyarakat. Tidak hanya kepentingan pemerintah semata, kepentingan pabrik, atau pelaku usaha hilirnya saja, tapi menyeluruh terutama pada kepentingan petani agar hidup berlanjut dan berdampak baik pada masyarakat secara luas.