Copyright 2020 - Custom text here

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Milenial adalah sebutan untuk generasi muda zaman sekarang yang identik dengan manusia modern, kekinian, dan menyukai apa saja yang berbau teknologi canggih.

Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPSDMP) Kementerian Pertanian menetapkan tiga ciri generasi milenial. Yaitu yang berusia 19-39 tahun, berjiwa milenial dan adaptif terhadap teknologi digital, dan memiliki jaringan kerjasama usaha.

Menurut Ifah Syarifah owner Arafah Tea yang fokus terhadap pemberdayaan pemuda desa, sektor swasta tergantung dengan sektor pertanian. Petani dituntut untuk meningkatkan hasil pertanian agar bisa bersaing dengan produk impor, maka butuh peranan dari milenial. Strategi penyuluhanpun dilakukan dengan pendekatan yang intens. Penyuluh harus berjiwa milenial yang berwawasan agribisnis dan memiliki jejaring komunikasi dan kerjasama yang luas.

"Dengan adanya petani milenial tentu sangat berpengaruh terhadap perkembangan sektor pertanian. Karena mental entrepreneur ada di milenial" jelasnya.

Sektor pertanian perlu terobosan baru serta inovasi kreatif seperti terciptanya agrowisata. Ditangan dan dengan kacamata merekalah perubahan-perubahan besar diharapkan bisa terwujukan.