Copyright 2021 - Custom text here

JAKARTA - GAMAL INSTITUTE. Salah satu program andalan Kementerian Pertanian adalah Desa Mandiri Perkebunan. Adapun salah satu penerima bantuan dari kegiatan tersebut adalah Poktan (Kelompok Tani) Margo Lestari, di Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobong, Purbalingga, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan usaha penangkaran dan menciptakan kemandirian benih di sentra pengembangan perkebunan.

Menariknya Poktan tersebut, berbekal bantuan rumah pembenihan, tanah milik anggota sewa, 25.000 benih, polybag plastik tungkup, pompa air, obat pemeliharaan benih, penampung air pinguin, saat ini sudah mampu memasarkan bibitnya. Sementara sebagian dibagikan kepada masyarakat sekitar.

Yogi yang merupakan pembina Kelompok Tani Margo Lestari menjelaskan jika kegiatan pengembangan Desa Mandiri Benih berlangsung sejak November 2019 dengan jumlah bibit lada yang ditangkarkan sebanyak 25.000 batang. Dalam jangka waktu 1 tahun poktan tersebut sudah mampu memasarkan bibit 15.000 barang ke Cilacap, Kep. Riau, Cianjur dan Purbalingga. Sementara sebanyak 5.000 batang dibagikan ke masyarakat sekitar.

"Dari 25.000 yang disertifikasi pada November 2020 yang lolos 20.000. Bibit yang tidak lolos dibagikan juga," kata Yogi (3/12).

Yogi juga mengungkap bahwa program ini sangat bermanfaat dan bagus, terutama bagi petani pemula yang ingin menjadi penangkar. Apalagi dengan adanya bantuan dari pemerintah berupa sarana yang lengkap dan dibarengi pelatihan serta kemitraan dengan penangkar.

"Terlebih jika ketua kelompok tani dapat mengembangkan kegiatan pembibitan melibatkan partisipasi anggota maka ketersediaan benih juga semakin banyak", jelas Yogi.

Rencananya, kata Yogi, tahun depan bibit yang akan ditangkarkan meningkat menjadi 30.000 dengan modal bersumber dari penjualan bibit. Hanya, kendala yang poktan belum memiliki kebun benih sendiri.

"Awal kegiatan ini petani masih mengambil setek varietas Ciinten dari Cilacap, dan kini sudah tidak lagi. Harapan kita, pemerintah mungkin bisa memfasilitasi untuk membangunkan kebun sumber benih, karena itu menentukan keberlanjutan kegiatan program ini," pungkasnya.

Selain peningkatkan kapasitas kegiatan bagi-bagi bibit kepada masyarakat juga akan dilanjutkan