Copyright 2019 - Custom text here

https://coffeelands.crs.org/wp-content/uploads/2016/04/Don-Dario.jpg

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Dalam pengembangan wilayah berbasis perkebunan seringkali pemerintah daerah seringkali tidak memiliki strategi yang tepat. Tidak jarang upaya peningkatkan kegiatan ekonomi masyarakat memanfaat dana pemerintah berujung pada pemborosan anggaran uang negara.

Prof. Dr. Dr. med. dr. A.B Susanto, SE, M.A, CPM,  pakar Strategi  Pengembangan Wilayah, menyebutkan  jika sudah seharusnya pemerintah daerah dapat memetakan keunggulan komperatif daerah, lalu menetapkan prioritas pengembangan komoditas. Namun yang perlu dicatat adalah paradigma pengembangan perkebunan tidak semata-mata bertumpu perluasan tanaman namun juga pada pengembangan sistem agribisnis berbasis cluster.