Copyright 2020 - Custom text here

https://indonesia.go.id/assets/img/content_image/1557728570_biodiesel_b20.jpg

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Tanpa kita sadari, hampir setiap hari kita menggunakan bahan bakar minyak (BBM) untuk berbagai jenis kegiatan, salah satunya adalah sebagai bahan bakar kendaraan bermotor. Umumnya, BBM ini sendiri dibuat dari bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil merupakan sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara, minyak bumi dan gas alam. Pembentukan bahan bakar fosil ini juga memerlukan waktu yang  sangat lama, bahkan sampai berjuta-juta tahun. Terbentuk karena adanya proses alamiah berupa pembusukan dari organisme yang telah mati seperti hewan, tumbuhan dan manusia. Karena memerlukan waktu yang sangat lama dalam pembentukannya, bahan bakar fosil merupakan salah satu jenis bahan bakar yang tidak dapat diperbarui.

Tahukan kalian ? Ternyata, dalam solar yang biasa kita gunakan sehari-hari terdapat kandungan minyak kelapa sawit sebanyak 20 persen (B20). Itu sebabnya disebut biosolar atau biodiesel.

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Industri kelapa sawit semakin optimis dalam penjualan minyak kelapa sawit karena memiliki prospek yang baik di tahun 2020.

Sejauh ini industri sawit sudah mencatat prestasi yang cukup baik bukan hanya dibidang industri saja, tetapi juga kontribusinya dalam pembangunan nasional. Terlebih lagi setelah tahun 2020 khususnya pada tahun 2020-2030, pelaku industri sawit nasional berpotensi lebih berkilau lagi dari masa sebelumnya.