Copyright 2022 - Custom text here

Hallo perkebunan lovers. Ternyata menyalurkan bibit bagi masyarakat tidak mudah. Seperti halnya petualangan penyedia benih pala asal Maluku Utara yang harus menembus ombak dan menggendarai kapal laut untuk menjangkau masyarakat di desa Goro-Goro, Halmahera Selatan, Maluku Utara.

Gambar berikut adalah momen menarik yang terjadi pada 29 oktober 2017 yang lalu, saat bibit yang pengadaannya bersumber dari dana APBN-P harus disalurkan sampai ke masyarakat. Jika Anda bersama-sama mereka (saya juga berharap bisa ikut bersama mereka) maka ini akan menjadi petualangan yang menarik dan menyenangkan. Mengapa tidak sambil membawa bibit yang ditutupi plastik, Anda bersama tim akan menggunakan perahu menembus lautan yang indah. Melewati beberapa gugus pulau. Konon kabarnya jika beruntung Anda akan melihat ikan lumba-lumba berenang bebas di samping kapan Anda. Hingga pada akhirnya sampai di pulau yang masih asri dan disambut ramah oleh masyarakat setempat. Lalu merasakan kebersamaan saat menurunkan bibit pala.

Gambar. Gotong royong menurunkan bibit pala

 

Gambar. Bibit akhirnya sampai kemasyarakat 

Oh ya guys, bibit di atas adalah produksi perusahaan milik Bapak Malan Kasim, penangkar yang sudah cukup berpengalaman asal Maluku Utara. Konon jutaan bibit tanaman pala dan cengkeh ia sudah hasilkan. Ia telah berpartisipasi dalam penyediaan bibit bagi masyarakat sejak tahun 2006. Konon awalnya dari hobi, akhirnya jadi serius. Bangga juga yang ada sosok seperti beliau. Kalau tidak, maka masyarakat akan kesulitan mendapatkan bibit yang unggul bermutu khususnya untuk tanaman pala dan cengkeh.

#putriperkebunan #cintaperkebunan #palaindonesia.

By Putri Perkebunan