Copyright 2019 - Custom text here

 

PEKANBARU-GAMAL INSTITUTE. Land clearing adalah proses awal dalam kegiatan peremanjaan kelapa sawit. Namun jika dilakukan dengan tidak cermat dapat mengakibatkan kerugian jangka panjang.

Menurut Susanto, pakar pengembangan perkebunan, pelaksanaan pembersihan lahan kelapa sawit tidak semata-mata urusan menumbangkan pohon yang sudah tua namun juga harus memperhatikan kaidah-kaidah teknis.

Ia menyebutkan jika operator pengerjaan land clearing harus memiliki pengalaman dalam melakukan replanting di kebun yang memiliki sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil System) mengingat ke depan semua kebun harus bersertifikat berkelanjutan. Dalam ISPO ada standar kerja yang harus dipatuhi, seperti kontraktor harus punya ijin timbun BBM, melakukan penyimpangan secara tepat BBM dan pembuangan oli harus dengan cara-cara yang tidak membahayakan lingkungan,

 Image result for peremajaan sawit

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Tidak banyak yang menyadari jika saat ini bisnsi pembibitan kelapa sawit menjadi salah satu usaha paling “gila”. Bagaimana tidak, pasar tersedia, supply tersedia. Secara kelayakan usaha bisnis ini sangat menjanjikan.

Bagaimana itu terjadi?

Semua ini berawal dari adanya program replanting kelapa sawit sawit rakyat seluas 185 ribu ha melalui dana BPDP-KS. Dimana pemerintah telah menyiapkan dana hingga Rp. 5 Trilyun untuk kegiatan tersebut. Dana sudah ada dan saat ini Dinas tengah bekerja keras untuk merealisasikan target itu.