Copyright 2022 - Custom text here

http://cdn2.tstatic.net/tribunnews/foto/bank/images/jokowi-di-kebun-sawit_20171015_193535.jpg

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Sesuai dengan amanat UU Perkebunan, pemerintah dapat menarik dana untuk pengembangan komoditas . Sehubungan dengan hal tersebut, pemerintah telah melakukan penarikan dana dari ekspor CPO yang kemudian disalurkan dan digunakan untuk pengembangan kelapa sawit yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Dana Perkebunan-Kelapa Sawit (BPDP-KS).

Untuk tahun ini pemanfaatan dana komoditas tersebut ditujukan untuk pengembangan industri biodiesel. Sementara pad on farm digunakan untuk membantu petani melakukan replanting. Kabar baiknya, tahun 2018 ini pemerintah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp. 5 Trilyun untuk kegiatan peremajaan perkebunan sawit rakyat seluas 185 ribu ha. Sementara untuk tahun tahun 2017 yang lalu saja, sudah ada 14 ribu ha yang tengah direplanting dengan menggunakan dana ini.

Tentu ada persyaratan untuk mendapatkan dana ini. Tapi yang pasti dana ini hibah, petani tidak perlu membayar kredit atau bunga. Dengan nilai bantuan Rp. 25 juta per ha yang cukup membiayai land clearing, membeli bibit, pupuk dan sarana lainnya pada tahun pertama.

Jadi ini kesempatan bagi Anda memanfaatkan dana tersebut. Ayo, usulkan dan dapatkan manfaatnya.