Copyright 2020 - Custom text here

BOGOR-GAMAL INSTITUTE. Dalam rangka memberikan informasi kepada masyarakat  terkait kakao Indonesia, Gamal Institute menyelenggarakan kegiatan Education on the Street yang berlangsung di Taman Sempur, Bogor ( 5/5). Acara tersebut ternyata disambut secara antusias oleh masyarakat yang tengah menghabiskan waktu berolahraga.

Pada kesempatan tersebut Tim dari Gamal Institute menjelaskan tentang manfaat cokelat untuk kesehatan dengan mengkonsumsi dark chocolate dan nibs. Mengingat dalam bentuk demikian kandungan polifenol cukup tinggi dan rendah kandungan susu serta gula.

Di sisi lain dengan meningkatnya konsumsi nibs dan dark chocolate  berkontribusi pada  peningkatan pendapatan petani karena harga penjualannya yang jauh lebih besar. Seperti misalnya nibs, petani masih dimungkinkan menghasilkan sendiri dan peralatan untuk membuatnya masih relatif murah. Sayangnya lidah masyarakat belum terbiasa menyantap olahan sehat dari kakao tersebut.

Sementara itu terkait dengan cokelat buatan Eropa, Amerika atau negara lainnya, masyarakat diinformasikan jika kemungkinan besar bahan baku yang digunakan berasal dari Indonesia. Para pengunjung yang hadir juga diperlihatkan buah kakao, biji kakao basah dan juga biji kakao fermentasi, serta dijelaskan proses pengolahan dari biji hingga cokelat.  

Hal yang membuat kaget para  pengunjung adalah saat mengetahui kontribusi keuntungan bisnis cokelat yang dinikmati oleh petani kurang dari 7 persen. Tidak heran kehidupan petani bertolak belakang dengan stakeholder cokelat lainnya. Sejumlah pengunjung menyampaikan harapannya agar pemerintah mendorong petani bisa mendapatkan manfaat lebih dari bisnis cokelat global.  “Saya bermimpi berharap suatu hari kita bisa memproduksi sendiri Indonesia bisa terkenal dengan cokelatnya ……”, ungkap seorang Ibu.