Copyright 2020 - Custom text here

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Kopi merupakan salah satu hasil komoditi perkebunan Indonesia yang unggul. Indonesia sendiri memiliki luas perkebunan yang cukup besar yang dapat dijadikan potensi bagus untuk mengembangkan tanaman kopi. Ada berbagai jenis kopi olahan di Indonesia yang menjadi primadona dan telah diimpor di negara lain.

Kualitas kopi Indonesia juga tidak kalah dengan negara penghasil kopi lainnya, seperti Brazil. Seiring perkembangan permintaan kopi yang semakin meningkat, baik dalam negeri atau luar negeri, industri perkopian pun kian menambah di Indonesia. Bahkan Indonesia mendapatkan predikat sebagai produsen terbesar di dunia sebagai pemasok kebutuhan kopi dengan menyumbang 8% dari total kebutuhan dunia.

Maka tak heran jika kopi memiliki potensi yang besar untuk menumbuhkan nilai ekonomi yang tinggi, baik untuk penghasilan tambahan bagi masyarakat ataupun penghasil devisa negara. Mengingat potensi perkebunan kopi sangatlah besar, maka para milenial harus mengambil kesempatan ini.

Dalam pertemuan virtual, "Bimtek Petani Milenial Perkebunan" (23/09/2020), terdapat materi yang disampaikan oleh direktorat perbenihan perkebunan, salah satunya produksi benih bermutu komoditas kopi.

Dalam pertemuan virtual tersebut, disampaikan pula cara perbanyakan tanaman kopi dengan dua cara, yaitu generatif dengan biji dan vegetatif dengan stek. Adapun tahapan kegiatan pembenihan yang pertama yaitu dengan pemilihan varietas atau klon kopi, perencanaan pembibitan, pemilihan lokasi yang tepat, persiapan lahan, pelaksanaan pembenihan hingga perawatan benih.