Copyright 2021 - Custom text here

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Pandemi tak menghalangi para pecinta kopi untuk eksplor jenis kopi khas Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia. Pameran Kopi 'Indonesia Coffee Expo' menjadi wadah untuk produsen maupun konsumen untuk menjalin kolaborasi ataupun kemitraan.

"Saya harap kegiatan pameran ini dapat menjalin kemitraan UMKM dan para petani," ujar Ir. Gamal Nasir dalam pembukaan Indonesia Coffee Expo, Minggu, 11 Juli 2021.

Pameran online yang diselenggarakan Gamal Insitute bahkan mendapat apresiasi dari Rachmad Poetranto, Vice President Indonesian American Association (IAA). Rachmad Poetranto bangga akan salah satu kekayaan Indonesia yaitu keberagaman jenis kopi.

Rachmad menjelaskan, Indonesia menduduki posisi keempat negara ekspor kopi terbanyak ke Amerika. Amerika sendiri sudah dikenal sebagai negara pengekspor kopi terbesar, setidaknya 1/3 konsumen kopi adalah Amerika.

Dalam pameran Indonesia Coffee Expo, Rachmad juga mengajak para produsen kopi untuk bersaing dengan kualitas kopinya untuk selanjutnya ikut serta dalam Pameran Kopi yang akan diadakan di Amerika pada September 2021 mendatang.

Pada pameran Indonesia Coffee Expo para peserta pameran mempresentasikan produksi olahan kopi khas daerahnya masing-masing. Mereka juga antusias menunjukan produk-produk unggulan.

Peserta juga memaparkan ciri khas rasa dan olahan kopi dari daerahnya masing-masing. Beberapa peserta yang mempresentasikan olahannya di antaranya Gandasari Kopi dari Jakarta, Ebid Coffee dari Temanggung, Kopinata dari Jogjakarta, Galigo Coffee dan Tamago Kopi dari Lampung, Kelompok Tani Batu Bandung Jaya dari Bengkulu, Kopi Lahat dari Sumatera Selatan dan masih banyak lagi.

Tak hanya jenis-jenis kopi seperti arabika atau robusta untuk langsung diminum, banyak olahan dari bahan baku kopi yang dibuat menjadi produk lain seperti permen atau bahkan produ-produk kecantikan. (AD)