Copyright 2021 - Custom text here

BENGKULU-GAMAL INSTITUTE. Mau dapatkan bibit asal PPKS dan Sampoerna di daerah Bengkulu? Maka penangkar ini menjadi salah satu pilihan.

CV. Rembaka Agri merupakan penangkar kelapa sawit telah berdiri sejak bulan Juli 2020, dengan luas lahan 15 ha. Lokasi berada di Desa Bumi Harjo dan Desa Bukit Makmur, Bengkulu Utara.

Varietas yang dimiliki ialah Dympi, Yangambi, Smb, 540 yang total keseluruhannya 150.000 bibit. Pada varietas lain ada SJ3 dan SJ5 dengan jumlah 100.000.

"Sebagai penangkar juga memberikan penyuluhan tentang bibit berupa materi dari Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)  pada pemerintah desa setempat sebagai pengetahuan masyarakat umum," jelas Fajar Wahyudi, Direktur dari CV. Rembaka Agri.

Dalam menjaga benih sawit, mulai dari proses awal, penyiapan PN, hingga pengiriman bibit PPKS telah dipastikan dilakukan secara aman.

Perlakuan terhadap bibit dilakukan pengecekan langsung, ketika saat itu juga langsung menuju proses penyemaian. Tutur Bapak Fajar bahwa mengejar waktu agar memberikan kualitasnya.

"Pastikan unsur yang bagus seperti kualitas tanah atau air. Ketersediaannya dipastikan cukup, maka pupuk akan terserap dengan baik," sambung Fajar.

Kendala pada pembangunan bisnis ini dituturkan adalah pertama pasokan kecambah yang agak lama mengantri 2 sampai 3 bulan baru dapat, kedua terkait cuaca jika tidak turun hujan karena sawit membutuhkan air banyak, ketiga berupa biaya operasional seperti instalasi air maupun pupuk.

"Harapan kedepan agar aturan regulasi di rampingkan lagi, seperti Ijin Produksi Benih (IPB) harusnya tidak pakai SIUP, karena bukan pedagang umum dan pada IPB tersebut namanya sudah ada kaitannya untuk menjual," sambungnya. (RN)