Copyright 2022 - Custom text here

JAKARTA-GAMAL INSTITUTE. Berawal dari keprihatinan dari sulitnya masyarakat mendapatkan bibit sawit bermutu, Fajar, founder CV Rembaka Agri, kembangkan pembibitan kelapa sawit untuk menyuplai benih bermutu. Ia tidak saja menyediakan di wilayahnya, tetapi juga sampai ke provinsi tetangga.

Fajar merupakan salah satu penangkar sawit yang telah menjalankan usahanya sejak 5 tahun terakhir. Adapun lokasi kebunnya berada di Bengkulu Utara, Kabupaten Bengkulu.

“Saya mengembangkan usaha ini berawal dari kesulitan saya dan juga petani mendapatkan bibit yang bermutu,” jelas Fajar.

Awalnya, Fajar memulai dari jumlah yang terbatas. Saat ini pembibitannya berkembang hingga mencapai kapasitas 400.000 batang per tahun. Untuk 2022 ini stok yang tersedia mencapai 350.000 batang.

Adapun varietas yang digunakan jenis Sriwijaya 3, 4, 5, dan 6 asal PT Bina Sawit Makmur asal Sumatra Selatan. Cakupan pemasarannya meliputi Bengkulu, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, dan Lampung.

“Setiap pengguna bibit, baik itu untuk program peremajaan sawit rakyat atau swadaya, kami memberikan edukasi dan pendampingan agar bahan tanam yang berasal dari kami bisa memberikan manfaat bagi si pengguna. Ternyata, layanan ini membuat beberapa pembeli bibit akhirnya melakukan reselling,” jelasnya.

Fajar berharap agar para penangkar kelapa sawit tidak sekadar memastikan bibitnya bermutu, tetapi juga memberikan layanan edukasi bagi petani. Dengan begitu, bibit yang digunakan akan berproduksi secara optimal.